Senin, Juli 20, 2015

WHAT HUMAN WANT

Yusuf Estes menjelaskan hal mendasar apa yang setiap manusia inginkan 18:14

Sabtu, Maret 03, 2012

Apa Itu Listrik

sumber: http://www.historyforkids.org/scienceforkids/physics/electricity/

Semua yang ada di alam semesta ini terbuat dari susunan atom, dan atom terbuat dari arus listrik, atom terbentuk dari susunan partikel yang lebih kecil yang disebut proton, neutron dan elektron. Proton dan neutorn terkemas bersama di tengah sebuah atom dan kita sebut sebagai inti atom. Disekeliling inti atom adalah partikel lain yang disebut elektor yang bergerak mengikuti jalurnya yang disebut orbit seperti planet bumi yang kita huni ini bergerak mengelilingi sebuah bintang yang dikenal matahari. Ada bagian kosong antar elektron, sehingga sebuah atom sebagian besar merupakan ruang kosong.

Proton dan elektron memiliki muatan listrik. Muatan listrik proton dan elekctron bersifat saling bertolak belakang. Proton adalah partikel penyusun atom yang memiliki muatan kita sebut listrik positif dan elektron memiliki muatan kita sebut listrik negatif.

Rabu, November 19, 2008

kenapa ekologi sulit dimengerti pake otak

setelah 5 tahun meninggalkan bangku kuliah, kemudian karena pengen belajar nulis kemudian saya membaca beberapa artikel, salah satunya adalah artikel rujukan postingan blog sebelum ini. ee saya sendiri baru sadar mengapa selama kuliah saya ngerasa belum pada puncak orgasme pemahaman tentang ilmu yang saya pelajari.

sebelum odum (first edition, 1953), Fundamentals of Ecology, membawa teknik dan metode pengukuran kuantitatif ke dalam penelitiannya, ekologi bisa dikatakan hanyalah sekedar ilmu dengan penjelasan naratif dan qualitatif, berdampak hanyalah seperti ilmu sastra atau ilmu seni. ketika penilaian sangat subjektif.

saat itu ekologi sepertinya hanyalah usaha untuk melogikakan apa yang orang pandang "keindahan alam", seperti semilir angin, gemericik hujan, nyiur melambai, deburan ombak, semerbak kembang, dengungan kumbang, kepakan sayap, lompatan kijang, rekahan tanah, semburan air, hijaunya daun dan seterusnya dan seterusnya

untaian kata tentang keindahan dan kekuatan alam yang biasanya sangat baik di rangkai oleh piki dalam puisi atau prosa-prosa narasinya membuat odum tertantang membuat ekologi lebih matematis lebih simple, artinya saat itu odum membuat simplicity terhadap fenomena alam.

saya sangat berterima kasih kepada odum dan dosen-dosen saya, hingga ekologi bisa dibuat kali-bagi-tambah-kurang. namun sayapun menyadari bahwa there are many things in nature yang hingga saat ini belum terkuantifikasi, sehingga sebenarnya perhitungan ekologi yang selama ini menjadi dasar metode pembuatan amdal belum dapat dikatakan mendeskripsikan keseluruhan ekosistem.

inilah yang menjadi sumber persoalan dalam sebuah pekerjaan amdal, hasil pengukuran amdal masih dapat menghasilkan yang kesimpulan yang berbeda tergantung cara melihat hasil data. dengan bahasa kapitalis sekarang, tergantung siapakah omner amdal tersebut..hehehe.

lalu kayakmana, seorang ekologis menempatkan diri dalam profesinya saat dunia dalam persimpangan jalan untuk menentukan me-reenggenering alam atau membiarkan alam berkembang sendiri tanpa ada campur tangan manusia?

Kamis, September 25, 2008

Ekologi dan Pendidikan Lingkungan - Prinsip-prinsip kunci

dari sebuah tulisan http://eelink.net/eetap/info107.pdf


Pengetahuan dasar lingkungan diperlukan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik dan mengembangkan hubungan antara lingkungan dengan komunitas merupkan dasar ekologi. dasar dasar ini menjadi kritis dalam membantu memahami dampak perilaku manusian terhadap lingkungan.

Ecology (Oekologie) pertama di sebutkan oleh Ernst Haeckel di tahun 1866 sebagai "ilmu yang mempelajari hubungan organisme dengan lingkungannya"

Ekologi diikuti dengan rangkaian sejarah perkembangan yang serupa pada bidang biologi lainnya, dimulai dengan disiplin ilmu deskriptif di abad 19. Secara instant, thoreau (1817-62), yang dikenal sebagai "penyair alam", diikuti dengan apa yang disebut tradisi alam, yang mejadi akar yang ditemukan dalam pendekatan filosofi.

Darwin, dalam buku ditahun 1859, On The Origin of Species, menyatakan bahwa "tumbuhan dan hewan, seringkali terpisah di alam, terikat bersama dalam sebuah jaring hubungan kompleks."

Studi menjadi lebih kuantitatif, eksperimental dan analitis di abad 20. tidak seperti Thoreau, Eugene Odum melakukan lebih bersifat dari sekedar mengamati dengan "unaided senses". dia menggunakan teknologi modern kedalam studi ekologi, dan khusus ketertatikannya dalam studi kuantitatif. Dia Menjelaskan hubungan antara aktifitas manusian dan "proses alam" sebagai bagian esensial dari penjelaasan dia tentang konsep ekosistem. Hingga bukunya, Fudamental of Ecologi yang di publikasikan di tahun 1953, ekologi sebagai disiplin ilmu yang berisikan studi tentang individu akuatik dan sistem lainnya yang dapat dipahami dalam sebuah isolasi.

Eugene Odum meneruskan dan memperjelas definisi dan konsep ekologi, dan mengkompilasi na dalam daftar 20 prinsip ekologi dalam artikelnya: Great Ideas in Ecology for the 1990s, (1992). termasuk thermodinamika, seleksi alam, perilaku siklis dan hubungannya. 5 hal terakhir dalam daftarnya Odum berbubungan dengan ekologi manusia dan interface ekologi-ekonomi, yang dia pertimbankan perlu menjadi fokus utama dalam lingkungan pendidikan dalam memandang meningkatnya dampak global yang begitu serius sebagai hasil dari aktifitas manusian (odum ,1992)

Pada masa yang sama, ekologist lainnya seperti Aldo Leopold dan Rachel Carson, mulai menyadari perlunya konserbasi ekosistem. dan untuk mengeksplorasi hubungan antaran manusia n dan penggunaan lahan, sebagai hal yang penting seperti isu polusi.

Akhir dari abad 20 membawa perubahan cara ekologi dipandang. Pollan dan Orr mengeksplorasi bidang ekologi di kehidupan kita sehari-hari. Pollan yang mengilustrasikan bagaimana manusian dan tumbuhan berkoevolusi dan membentuk hubungan satu sama lain, mendiskusikan prinsip ekologi dalam konteks perkebunan modern dalam bukuknya "Second Nature: A Gardener's Education (Pollan, 1993). Orr, memfokuskan pada sistem pendidikan, mengatakan :tujuan revolusi dari pendidikan adalah menghubungkan kembali generasi muda ke dalam habitat dan komunitas mereka. ruangan kelas adalah ekolgi dari komunitas sekitarnya, bukan empat dinding dari sebuah pendidikan tradisional (orr, 1991). Orr menawarkan tujuan pendidikan ekologi untuk pelajar, dia merasa bahwa tidak ada pelajar yang lulus tanpa pemahaman dasar yang komprehensif tentang:(orr, 1991)

- Hukum Thermodinamika
- Prinsip dasar ekologi
- Carrying Capacity
- Energi
- Least-cost, end-use analysis
- Bagaimana hidup dengan nyaman di suatu tempat
- Batas dari teknologi
- Appropriate scale
- Pertanian berkelanjutan dan kehutanan
- Ready-state economics
- Etika lingkungan

Banyak dari literatur fokus dalam konsep ekologi dari sudut pandan biologi, tetapi ekologi jugadilihat dari disiplin ilmu lainnya

Sebuah contoh proses pendidikan integral masuk ke dalam konsep ekologi manusia, yang menggambarkan manusian sebagai bagian dari lingkungan. dan bukan hanya sosok yang tidak mempengaruhinya. Green, et al., (1996) mendefiniskan ekologi manusian sebagai hubungan antarai manusiandan linngkungan.

Cultural ekologi mempelajari hubungan alam, manusian dan kaitannya dengan dengan tanah. morris (1998) mengatakan bahwa tipe ekologi ini, menekankan budaya dan telah memberikan dampak budaya dan aspek yang berbeda dari seni, nilai, buaya, sistem kepercayaan dari berbagai grup entik yang berbeda.

Dalam rangka menyiapkan pelajar secara akademis, prinsip-prinsip tersebut harus di pelajari dan di praktekan.

Senin, Agustus 18, 2008


Republik Islam Iran hari ini mengabarkan keberhasilannya meluncurkan roket peluncur satelit pada hari minggu tanggal 17 Agustus 2008, para ahli mengatakan bahwa peluncuran ini kemajuan yang signifikan sebagai usaha Iran bergabung dengan kelompok ruang angkasa internasional.

Roket Safir atau "Duta/Utusan" merupakan bagian target panjang Iran dalan membangun program ruang angkasanya

Satelit Omid atau "Perdamaian" adalah satelit monitor bencana alam gempa bumi dan meningkatkan sektor telekomunikasi. satelit ini pun mempunyai kemampuan data processing, Pemerintah Iran berencana dapat mengirimkan 4 satelit tambahan hingga 2 tahun mendatang yaitu tahun 2010

saat yang sama Indonesia merayakan proklamasi kemerdekaannya yang dibacakan oleh Soekarno 63 tahun yang lalu.

Indonesia juga mempunyai program roket yang dikembangkan oleh landsat, yang dikenal dengan TUBSAT LAPAN melalui lembaga Antariksa Nasional LAPAN. Selain itu pula dikembangkan teknologi Satelit yang dikembangkan oleh PT. Dirgantara Indonesia.

LAPAN, PT. DI sendiri merupakan tempat bernaungnya putra-puteri indonesia yang sekian lama dan sekian mahal disekolahkan oleh Negara bersekolah ke Luar Negeri menuntut ilmu kedirgantaraan. Namun disayangkan hingga saat ini sebuah produk yang fungsional dapat dinikmati oleh bangsa ini masih belum signifikan dengan biaya dan waktu yang diinvesitasikan negeri ini untuk sektor kedirgantaraan.

saya yakin sekali dengan kemampuan teman-teman di LAPAN dan PT.DI serta di lembagai lain, mereka itu orang hebat dari sekolah hebat di eropa, jepang, amerika (heuu untuk soal sekolah, mahasiswa indonesia memang dikenal pinter-pinter di eropa), tapi mengapa... mengapa.. sodara.. ketika bekerja, ketika kembali ke Indonesia.. kok jadi orang..be.....tiiiiiiittttt

Saat ini, masyarakat baik swasta dan pemerintah menghabiskan milyaran rupiah bahkan hingga triliuan rupiah untuk belanja teknologi. masih terlalu sedikit yang kembali berputar dalam industri dalam negeri, apalagi bila kita bicara teknologi tinggi, kecil kemungkinan bangsa lain mau berbagi seluruh teknologi yang mereka miliki. Itu yang menyebabkan Iran kemudian bersikeras membangun teknologi dirgantara dan teknologi nuklirnya. Sedangkan Indonesia. .....

Minggu, Agustus 17, 2008


HOBI KEKER-KEKER?
NIKON DIGISCOPING Portable, Powerful Digital Imaging
Patut di coba!

Nikon sebagai pionir digiscoping dengan Nikon DigiScope system yang lengkap dengan digiscoping eyepieces, attachments dan adapter untuk dicangkokkan dengan kamera digital Nikon Coolpix atau kamera SLR digital D Series pada perangkat keker monokuler besutan dari nikon yaitu Nikon Fieldscope spotting scope. Dengan modul ini kita dapat mengabadikan hasil hunting kita di lapangan dalam bentuk digital tanpa harus membawa kamera dengan lensa tele hehehe... Dengan kemampuan dalam membesarkan citra yang ditangkap menggunakan Nikon Fieldscope Nikon digital camera, dikombinasikan dengan Nikon Camera Digital kita dapat jauh lebih mudah mengambil gambar di lapangan.

Rekan saya Moekti Bi-itb 98 seringkali melakukan digiscoping, dengan cara manual. kamera digital tepat dimuka lensanya di tempelkan surya kanta atau binocular, hasilnya juga tidak terlalu mengecewakan cuma perlu keahlian khusus dalam memegang dua benda tersebut agar hasilnya tetap fokus, hehehe selain itu juga rekan lain Jimbong Ft-itb 95 lebih dari 15 tahun (waktu itu siii masik sekolah sma) mempraktekan kombinasi ini dengan teknik dan cara yang dia dapatkan dari majalah fotomedia dan majalah fotografi lainnya.

sebenarnya vendor Spotting Scope lain juga menyediakan adapter yang dapat dicangkok dengan kamera digital, seperti leica, Pentax bahkan merk dari china juga beberapa sudah menyediakan adapternya. tapi kali ini saya ingin menulis terlebih dahulu besutan Nikon Punya, karena di Indonesia lebih mudah mendapatkannya serta telah ada kantor distributornya.

dibawah ini saya sertakan modul-modul yang diperlukan, enaknya apabila sebelumnya kita sudah memiliki kamera digital nikon, jadi investasi barang yang harus dibeli sudah berkurang satu...heheh




50mm FS ED STR
50mm FS ED ANG
60mm FS III ED STR
60mm FS III ANG
60mm FS III ED ANG
82mm ED STR
82mm ED ANG

16x/24x/30x Wide Digiscoping EP
27x/40x/50x Wide Digiscoping EP
40x/60x/75x Wide Digiscoping EP

FSB-1A or FSB-1
FSB-2
FSB-3
FSB-4
FSB-5

Coolpix 4200 & 5200
Coolpix 4600 & 5600
Coolpix 7900
Coolpix P1 & P2
Coolpix P3 & P4
Coolpix S1, S3, S5, S7, S8, S9 & S7C


FSA-L1


D2X D50 D2H
D70s D2Hs D1X
D70 D100

disadur bebasi dari sumber:

http://www.opticsplanet.net/nikon-spottingscope-fieldscope-outfit.html

Selasa, Mei 20, 2008

Ekologi dan Konservasi

Sesaat yang lalu saya membaca salah satu blog sahabat saya, untuk melepas rindu canda dan bicara yang tidak sampai. euh.. entah apa yang ada dalam benak sahabat saya saat menulis tulisan tersebut dalam blognya, (.....ngomong ngomong, saya jadi ingat obrolan dengan bapak Diden Muttaqien, yang bilang bahwa "saya mah seorang ekolog, bukan konservasionis..."). hahaha.. kali ini saya tidak membahas tentang ekologi dan konservasi. hanya saja saat membaca kata demi kata kalimat diatas. seakan kejadian beberapa tahun lalu seperti kemarin sore, ingatan akan diskusi ekologi, konservasi dan diskusi lainnya. obrolan di depan api unggun hingga di meja restaurant dan membayangkan jalan hidup 5 -10 tahun ke depan, menikmati rekaman perasaan pada saat suasana dan bahagia. iya... ini lah., Menikmati Rekaman Perasaan Pada Saat Suasana Bahagia.

Sepertinya manusia mencari sensasi seperti nikmatnya perasaan bahagia itu. dan sekarang selepas jaman industri ini. barang siapa yang dapat memberikan jasa layanan sensasi atau apa kita sebut ya... personal sensation and feeling enrichment service. ....they could be rich.